27 March 2011

Oh crap.

i need more laughter. and distraction.
saving my life a minute longer everyday
put yourself together, Nis :)

sumpah, omongannya jahat aja ya :D
gw yakin, lu ga bermaksud ngomong kaya gitu
istighfar..

26 March 2011

Hope

N: sometimes, i wonder if i'm living his life

J: how?

N: he takes a walk with other girl. it's up to him, anyway

J: so, what do you mean?

N: how if i do the same, i go around with another boy

J: will you really do that?

N: of course not. i have decided to stick with him a couple months ago. he doesn't ask me to. even he doesn't know about this.

J: cool! how could you?

N: i don't know, hahaha. i'm just afraid of karma i will take, if i give such a fake hope

20 March 2011

I'm on My Way

I can't promise you anything. Because i'm afraid, i will end up dissapointing you and me. Like i can't ask you to stay. Once, i asked somebody to stay, then.. puff! He's gone. So, it would be nice, if you stay b'cos you want it. But still, i want you to stay. And then i won't put you in a cage. I don't wanna be in it, too. The last, i don't know whether you keep your heart for me or not. Just so you know, i'm keeping mine for you.






And i'm on my way.. to believing you.



19 March 2011

Slang!

Lagi seneng banget baca kamus slang english. Hahaha, agak aneh emang. Tapi ya gimana dong, seminggu terakhir browsingnya selalu itu-itu terus. Variatif sih dan bakalan terus berkembang kayanya. Buat contoh, ada beberapa slang word yang akhir-akhir ini aku pake itu kaya..
  • i'm having a blog on just now; artinya bad mood
  • i don't even think you have decrustified about it; artinya nyari tahu penyebabnya
  • 9 months to be an agent 21; artinya orang yang umurnya 21 tahun
  • dan masih banyak lagiiii...

Hii, seru aja gitu buat killing time, sambil belajar bhs inggris :))

18 March 2011

Nobody Saves Yourself, but You

Speaking about being ambitious. Do you know how it feels to be an ambitious person? Well luckily, i don’t see my self as it. I’m sorry if it’s a little bit offending one of you, anyway! Hehe. Being so ambitious itself it’s quite exhausting i think. Because it’s like you set your expectation so high and being too hard to yourself until you reach what you want. It’s not fair for yourself, you know. I mean, everyone of us has our own limitation. We can’t simply compare it one to another. But, we can’t call it a dream if we don’t set it as high as possible. But, clinging your hope too high beyond your limitation could possibly torture you sometimes. Have you ever felt that way? However, i have.

Once, i had one life target. At that moment, i believed i can reach that. I thought my target was visible. I have planned it for a long time ago. And fyi, when i’m being such an optimist, it does feel great. It did. I felt confident enough. But, how if you don’t prepare the possibility of failure? That’s what i did. Ohh, don’t cha dare to do the same. Because, in the end you will get hurt. I just remind you that. I’m not saying that it’s too risky to set your expectation too high. But what i’m saying is this. When you don’t meet your expectation, you have to prepare for the possibility of experiencing the failure. Hopefully, you comprehend me. So, don’t get yourself flown too high if there’s nothing to catch you down there. Adios!

13 March 2011

Talented and Brainy as well

Aku ini tipikal orang yang jarang bisa kagum sama orang. Ya maksudnya dalem konteks perfilman ya. Kalo suka kaya yang, "hmm, aktingnya bagus juga" atau "not bad lah penghayatannya..", yang kaya gitu kan sering. ya Tapi yang satu ini bener-bener bikin speechless! Apalagi pas terakhir dia main di Black Swan. Hwayoooo, langsung pada tau ga maksud aku siapa? Yap bener banget, Natalie Portman.

Oh meeen, si Nate ini keren banget loh. Dia itu lulusan Harvard dan ambil jurusan psikologi. Pinter kan? Pinterlah. Yah paling ga, menurut aku lah. *kaya ada yang baca aja bahahaha* Terus ya, dia itu lancar ngomong dalam 5 bahasa: Inggris, Perancis, Jerman, Jepang dan Ibrani. Di luar akal sehat emang. Yang paling bikin aku kagum pas dia main di Black Swan. Video di bawah ini potongan scene pas dia jadi "Black Swan". Perhatiin deh.



Hiii, agak gimana gitu ya tampangnya si Nate di scene barusan. Di dalem film ini, isinya nggak cuma "Black Swan" aja. Jadi si Nate kaya punya dua kepribadian gitu. Baik sama jahat. Bagian yang paling aku suka itu, ya yang ini nih. Yang jadi jahat. Jadi merinding, men. Serem. Nah menurut aku, klimaksnya itu. Pas dia meranin Black Swan itu. Sayangnya, di scene barusan ga ditunjukin gimana susahnya nge-ballet pas berdiri dengan ujung jari kaki yang meruncing. Istilahnya itu Battement dégagé (baca: bat-mahn day-ga-zhay).

Asal tau aja, dia bener-bener baru belajar ballet pas mau main film ini. Dia latihan ballet selama lebih dari setahun buat jadi spektakuler kaya di Black Swan. Dan tiap harinya dia latihan sampe 8 jam. Amazing. Jangankan latihan ballet, aku disuru latihan di treadmill lebih dari 2 jam aja ga nguatiiii. Oh ya, sebenernya bisa aja siiiih dimasukin yang complete scenenya. Tapi entar aku jadi spoiler dong! Gahahhaa >:)

04 March 2011

#1 Priority

Kapan terakhir kali kamu dibuat seolah-olah ngerasa jadi orang penting?

Pertanyaannya kayanya sok banget yah, haha. Bukan bukan, bukan gara-gara post power syndrome loh. Gatauuu, pas aku lagi ngomong sama diri aku sendiri baru-baru ini, terus muncul aja pertanyaan kaya gitu. Bukannya ngerasa paling penting juga sih sebelom2nya, tapi emang beda rasanya antara jadi the least priority sama yang diprioritasin. Aku ga minta kok sebelomnya buat diprioritasin, tapi emang secara alamiah diprioritasin karena posisi aku sebelomnya tanggung jawabnya yang cukup gede. Aku juga ga minta buat tetep diprioritasin, biar tanggung jawab aku ga segede sebelomnya. Nah, bingung kan? haha

Okay, let me put it this way. Tarolah misal aku pas 2010 jadi bendahara di organisasi Sirsak. Buahahaha *knp harus sirsak coba??* Yakan terus selama 2010 tuh adaaa aja kerjaan. Ngerasa dibutuhin lah pokoknya. Nah, pas tahun ini kan ada regenerasi tuuh. Tapi karena aku ngerasa ga kuat sama tanggung jawab yang sebesar sebelomnya, jadi aku "turun jabatan" di Sirsak. Jujur, alesan aku turun gara-gara aku ga bisa ikut rapat se-intense pas jadi pengurus inti. Tiap ada acara tambahan, rapat makin intense aja. Terus juga aku jadi lupa sama keuntungan lain. Lupa niat lain aku masuk Sirsak di awal, disia-siain gitulah istilahnya. Jadi, aku ikut interview ulang, sama kaya anggota-anggota baru lainnya. Walau dulu sebenernya, jadi pengurus inti tanpa interview sihh. hahahahah :P

Nah makin kesini, makin kerasa efeknya jadi "anggota aja". Kalo pengurus intinya pada rapat, aku tinggal nunggu kabar buat rapat bidang aja. Terus aku jadi lebih fokus sama tujuan lain aku ikut Sirsak. Sampe pas Sirsak mau bikin acara, poster digital di tag-tag in di FB, tapi aku engga. Pas yang lain di-tag kabar terbaru tentang Sirsak, aku ga dapet. Yah gapapa. Serius, gapapa. Maksudku, ya gitu gambarannya kalo aku ga ambil resiko buat ambil tanggung jawab yang gede. Aku tau itu dan aku harus siap. Kaya yang pepatah bilang,

"With great power, comes big responsibility"


So, if you have less power, you'll get small responsibility. Which means you'll get the least priority, indeed. Itu sih kayanya pesen moral yang bisa diambil dari sini. Makanya, jangan sekonyong-konyong nyalahin orang-orang yang ngedadak kaya ga nganggep kehadiran kamu di sekitar mereka. Itu cuma karena kamu tersamar di belakang bayangan mereka yang posisinya lebih tinggi dari kamu aja ko. Tapi selama kamu bisa konsekuen, menurut aku itu uda oke! ;)

Friends