Bukankah semua itu maumu?
Menapaki jalan berbatu di malam hari
Kamu pernah lewati, dan terluka
Namun kamu pilih jalan yang serupa
Tak satupun berbeda
Lalu kamu ulurkan tanganmu
Dan kita mulai bercerita
Di tengah-tengah matamu lelah
Lalu kita menabrak marka jalan
Lagi-lagi terluka
Kamu maki aku
Kamu maki aku
Kamu maki aku
Yang aku ingat, kamu maki aku
Ah, semudah itu memanggil ingatan yang sudah usang
Tenang, aku sudah senang sekarang
Poem or song?
ReplyDeletepoem, a fiction one :)
ReplyDeletepoem, a fiction one :)
ReplyDelete